Pergi Mengubat Luka




pembuka kata penutup bicara 
bukan mudah untuk direka.
sang pujangga menundukkan wajahnya 
mata terpejam tanpa bicara.

ke mana arah kaki melangkah 
kemana hilang petunjuk arah.
sang pujangga sudah kehilangan arah
tiada lagi taman nan indah

apabila saja mata di buka
hilang sudah jambangan bunga
sang pujangga berada di hutan rimba
terus berjalan mencari bunga
memijak rumput berduri kaca

kaki berdarah tidak terasa
luka di hati lebih berbisa
sinar mentari entah kemana
suram cahaya berkata kata
terus berjalan wahai pujangga
sinar mu ada di hujung sana

moga kita kan berjumpa lagi
sang pujangga pergi membawa diri
pergi mengubat luka di hati
salam sayang buat semua yang mengenali

----assallamualaikum-----